26August2016

Universitas Muhammadiyah Malang

Posted by Nurnaningsi under: Uncategorized.

ummUniversitas Muhammadiyah Malang (UMM) adalah perguruan tinggi swasta terakreditasi “A” dengan Nomor SK: 074/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013, yang berpusat di kampus III terpadu Universitas Muhammadiyah Malang, Jalan Raya Tlogomas 246 Kota Malang, Jawa Timur. Universitas yang berdiri pada tahun 1964 ini berinduk pada organisasi Muhammadiyah dan merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah terbesar di Jawa Timur. UMM termasuk dalam jajaran PTS terkemuka di Indonesia. Oleh karena didominasi warna dinding putih, UMM sering disebut sebagai kampus putih

UMM merupakan salah satu universitas yang tumbuh cepat, sehingga oleh PP Muhammadiyah diberi amanat sebagai perguruan tinggi pembina untuk seluruh PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah) wilayah Indonesia Timur. Program-program yang didisain dengan cermat menjadikan UMM sebagai “The Real University”, yaitu universitas yang benar-benar universitas dalam artian sebagai institusi pendidikan tinggi yang selalu komit dalam mengembangkan Tri Darma Perguruan Tinggi

Pada sekarang ini Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menempati 3 lokasi kampus, yaitu kampus I di Jalan Bandung 1, kampus II di Jalan Bendungan Sutami 188 A dan kampus III di Jalan Raya Tlogomas 246. Kampus satu yang merupakan cikal bakal UMM, dan sekarang ini dikonsentrasikan untuk program Pasca Sarjana. Sedangkan kampus II yang dulu merupakan pusat kegiatan utama , sekarang di konsentrasikan sebagai kampus Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan. Sedangkan kampus III sebagai kampus terpadu dijadikan sebagai pusat sari seluruh aktivitas.

 

sumber

0 

25August2016

Masjid KH M Bedjo Darmoleksono

Posted by Nurnaningsi under: Uncategorized.

IMG_0029 (2)

Tentang filosofi masjid ini dibangun lebih dulu sebelum pembangunan Rumah Sakit selesai, rektor beralasan, membangun masjid lebih penting daripada bangunan Rumah Sakitnya sendiri. Ini bermakna bangunan spiritual didahulukan daripada fisik. Selain itu, dengan adanya masjid di kawasan pembangunan Rumah Sakit bisa dimanfaatkan oleh tukang dan masyarakat sekitar.

Sedangkan alasan dipilihnya nama KHM Bedjo karena tokoh satu ini memiliki kaitan sejarah sangat erat dengan Muhammadiyah dan UMM. Kyai Bedjo adalah muballigh yang memiliki ilmu agama sangat tinggi dan pernah menjadi pimpinan Muhammadiyah Malang  serta sebagai dewan pengawas dan komisaris UMM. Kiprahnya di Muhammadiyah diakui hingga tingkat nasional.

Dalam buku Siapa & Siapa 50 Tokoh Muhammadiyah Jawa Timur (2007), disebutkan dalam berdakwah KHM Bedjo tidak hanya di mimbar-mimbar masjid, tetapi juga di sekolah, kampus dan radio serta tulisan di media massa. “Salah satu tulisannya ‘Islam Sontoloyo’ di Suara Muhammadiyah sempat membuat majalah itu dibreidel oleh presiden Soekarno,” sebut buku tersebut.

Nama KHM Bedjo untuk masjid baru UMM nampaknya dimaksudkan untuk membangkitkan semangat keteladanan Kyai Bedjo tersebut. Tak sekedar ilmuwan keagamaan, Kyai Bedjo juga aktivis yang kritis.

 

sumber

 

0 

25August2016

BOOK STORE UMM

Posted by Nurnaningsi under: Uncategorized.

IMG_0058 (5)

Bookstore UMM diresmikan pada tanggal 21 Agustus 2005. Sebagai salah satu unit bisnis Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam masa beroperasi Bookstore UMM telah mengalami perkembangan dari berbagai sisi meskipun dalam masa perkembangannya masih terdapat banyak kekurangan. terdapat beberapa kendala yang begitu mempengaruhi kinerja Bookstore UMM sejak beroperasi selama kurang lebih 4 tahun 4 bulan. Kendala tersebut masih dirasakan sampai sekarang misalnya jumlah mobilitas penjualan yang rendah                                Sampai saat ini Bookstore UMM telah memiliki 3 divisi yaitu divisi buku, divisi stationery dan divisi computer, dan beberapa waktu yang lalu Bookstore UMM mengembangkan satu divisi baru yang bekerjasama dengan pihak perorangan dengan membentuk unit usaha baru yang dinamai pusat souvenir UMM, dimana pihak perseorangan ini dipilih karena memiliki visi dan misi yang sama dengan universitas muhammadiyah malang. Pangsa pasar yang dituju oleh pusat souvenir ini terutama dari kalangan civitas UMM maupun kalangan non civitas diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih baik dalam perkembangan Bookstore UMM di masa sekarang dan masa mendatang. 3 (tiga) divisi yang dimiliki Bookstore UMM ini berada 1 (satu) lantai dengan display yang terbagi sebelah barat untuk display divisi alat tulis kantor dan sebelah timur untuk display divisi buku dan divisi computer.

Berpijak pada rencana jangka panjang Bookstore UMM yang mengacu pada beberapa toko di area Malang dan sekitamya, Bookstore berupaya mengembangkan konsep baru dalam upaya promosi atas Bookstore UMM, penciptaan brand baru dalam menunjang proses pemasaran mulai dikembangkan sejak November 2010. Berpijak pada kondisi real Bookstore UMM dimasa sekarang, akan dikembangkan sebagai One Stop Market Of Education and Shopping.

sumber

0 

25August2016

Masjid AR. Fahruddin & SPBU UMM

Posted by Nurnaningsi under: Uncategorized.

(3)

Masjid A.R. Fachrudin

UMM adalah universitas swasta terbaik yang ada di indonesia. prestasi itu di dukung oleh adanya masjid AR.Fahruddin yang menjadi salah satu bangunan terbesar di UMM. Masjid ini terletak di kawasan UMM dan terletak di pinggir jalan menuju kota batu. Sebutan jam merah kampus putih masih terlekan di masjid AR.Fahrudin. masjid ini memiliki lapisan tembok yang berwana putih polos dengan beberapa atap yang berwarna coklat. Tidak hanya di buat shalat, masjid ini juga di manfaatkan oleh pihah kampus menjadi kelas kelas yang bertemakan agama islam. Masjid ini memiliki 5 lantai yang bisa melihat imam saat shalat di lantai dasar.

 

IMG_0003 (2)SPBU UMM

Universitas muhammadiyah malang merupakan universitas swasta. Tapi UMM tidak mengambil pemasukan yang besar dari mahasiswanya. Karena UMM memiliki SPBU sendiri yang terletak di samping masjid AR. Fahrudin. SPBU ini merupakan aset milik jas merah kampus putih. Di SPBU ini ada beberapa fasilitas yang bisa di bilang standart ke atas. Di sini ada musholla,ada mini market, ada toilet, dan juga ada tempat peristirahatannya.

 

 

0 

25August2016

Tips dan Trik/Tutorial/Informasi Unik Tentang PATI

Posted by Nurnaningsi under: Uncategorized.

pati1-300x118Dalam hal untuk mengenalkan pembangunan ilmu pengetahuan dan ilmu teknologi, maka untuk itu setiap mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Read the rest of this entry »

0 

25August2016

Keunggulan Jurusan PGSD

Posted by Nurnaningsi under: Uncategorized.

Sebenarnya tiap jurusan mempunyai keunggulan masing-masing, karena blog ini memuat tentang sekolah dasar maka saya sampaikan keunggulan memilih jurusan PGSD. Ada banyak keunggulan jika kita memilih jurusan PGSD, diantaranya adalah:

  1. Lapangan pekerjaannya yang cukup luas. Pendidikan sekolah dasar memerlukan banyak sekali tenaga guru, ini terjadi karena banyak sekali sekolah dasar yang tersebar di seluruh indonesia. Di setiap kampung pasti ada sekolah dasar, berbeda dengan sekolah SMP atau pun SMA. Sebagi contoh dikecamatan saya saja , di kalapanunggal ada sekitar 20 SD, jika tiap SD memerlukan 8 guru maka total guru yang diperlukan adalah 160 orang. itu hanya tingkat kecamatan belum lagi untuk tingkat kabupaten ataupun tingkat nasional.
  2. Rencana pensiun besar-besaran bagi guru SD. Sekretaris Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas Giri Suryatmana mengatakan, mulai tahun 2009-2013 akan terjadi pensiunan massal bagi 1 juta guru sekolah dasar (SD) di seluruh Indonesia. Tentunya ini membutuhkan tenaga guru yang baru dan menjadi peluang pekerjaan bagi lulusan PGSD.
  3. Gaji yang cukup besar. Pemerintah sekarang sudah memperhatikan kesejateraan guru SD, gajinya bisa mencapai 5 juta rupiah jika sudah di sertifikasi. tapi tentunya tidak bijak pula jika kita menilai pekerjaan dari sisi materi. Hal yang lebih penting adalah kepuasan batin dan cita-cita kita.
    Siapa yang tidak ingin masuk kuliah di perguruan tinggi  favorit serta masuk jurusan yang favorit serta prospek ke depannya baik. Maka banyak orang yang berbondong-bondong untuk masuk ke perguruan tinggi yang dimaksud dengan harapan dapat cepat mendapat pekerjaan dan gaji tinggi setelah lulus. Sekarang masuk perguruan tinggi sangat sulit dan biayanya sangat besar. Maka bagi orang yang kurang mampu sangat mustahil untuk meneruskan ke tingkat universitas. Maka kuliah itu hanya untuk kalangan orang yang berduit. Maka sangat memprihatinkan bagi anak yang berprestasi tetapi kurang mampu. Walaupun ada beasiswa dari pemerintah, itu pun tidak merata dan mungkin juga tidak terjangkau bagi anak-anak yang kurang beruntung. Apalagi dengan uang masuk perguruan tinggi atau bahasa lainnya sumbangan yang telah ditetapkan perguruan tinggi sangat memberatkan sekali bagi masyarakat yang memiliki anak yang akan masuk universitas.

    PGSD anda pasti pernah mendengar kata-kata tersebut. PGSD atau Pendidikan Guru Sekolah Dasar yaitu jurusan yang pencetak guru-guru SD di Indonesia yang sekarang menjadi fenomena saat Ujian Masuk Perguruan Tinggi 3 tahun belakangana ini.
    Sekarang banyak orang tua yang tidak ingin anak-anaknya salah masuk jurusan yang kurang pasti prospek kerjanya, maka banyak dari para orang tua yang mengarahkan para putra-putrinya untuk masuk ke jurusan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) Jurusan penghasil guru-guru SD di Indonesia. Ternyata jumlah pendaftar di unniversitas penyelenggara PGSD  membludak sekian banyak dan menjadi jurusan yang terbanyak diserbu para calon Mahasiswa baru yang pasti menjadi jurusan favorit bagi anak dan para orang tuanya yang mengarahkan setelah lulus dari SMA.  Kita tidak tau apa alasan yang melatarbelakanginya. Beberapa pendapat yang mungkin melatarbelakangi alasan masuk PGSD diantaranya yaitu
    – cita-cita mejadi seorang guru SD
    – prospek kerja yang menjanjikan setelah lulus
    – kesejahteraan guru yang semakin baik
    – tunjangan profesi guru yang lumayan besar
    – isu pensiun guru SD masal di Indonesia
    – selain bekerja guru juga beramal dengan mendidik siswa (dunia akhirat)

    sumber

0 

25August2016

Tradisi dan Budaya Daerahku (Bima)

Posted by Nurnaningsi under: Uncategorized.

Bima memang unik dengan beragam tarian tradisional baik yang lahir dari Istana maupun di luar Istana. Pada masa lalu, terutama pada zaman ke-emasan. Kesultanan Bima, Seni tari  dan atraksi seni budaya tradisioanl merupakan salah satu cabang seni yang sangat populer. Pengembangan seni tari mendapat perhatian dari pemerintah kesultanan. Kala itu, Istana Bima (Asi Mbojo) tidak hanya berfungsi sebagai pusat Pemerintahan namun Asi juga merupakan pusat pengembangan seni dan budaya tradisional. Pada masa pemerintahan Sultan Abdul Khair Sirajuddin (Sultan Bima yang kedua) yang memerintahkan antara tahun 1640-1682 M, seni budaya tradisional berkembang cukup pesat. Hingga saat ini seiring berjalannya waktu, beberapa seni tari dan atraksi seni budaya tradisional itu masih tetap eksis. Beberapa tarian yang masih dapat di nikmati antar lain;

a.      Atraksi Gantao

Atraksi Gantao

Jenis tarian ini berasal dari Sulawesi Selatan dengan nama asli Kuntao. Namun di Bima diberi nama Gantao. Atraksi seni yang mirip pencak silat ini berkembang pesat sejak abad ke-16 Masehi. Karena pada saat itu hubungan antara kesultanan Bima dengan Gowa dan Makasar sangat erat. Atraksi ini dapat dikategorikan dalam seni Bela diri (silat), dan dalam setiap gerakan selalu mengikuti aturan musik tradisional Bima (Gendang, Gong, Tawa-tawa dan Sarone). Pada zaman dahulu setiap

acara-acara di dalam lingkungan Istana Gantao selalu digelar dan menjadi ajang bertemunya para pendekar dari seluruh pelosok, hingga saat ini Gantao masih tetap lestari detengah-tengah masyarakat Bima dan selalu digelar pada acara sunatan maupun perkawinan).

b.      Tari Wura Bongi Monca

Seni budaya tradisional Bima berkembang cukup pesat pada masa pemerintahan sultan Abdul Kahir Sirajuddin, sultan Bima ke-2 yang memerintah antara tahun 1640-1682 M.Tari Wura Bongi Monca Salah satunya adalah Tarian Selamat Datang atau dalam bahasa Bima dikenal dengan Tarian Wura Bongi Monca. Gongi Monca adalah beras kuning. Jadi tarian ini adalah Tarian menabur Beras Kuning kepada rombongan tamu yang datang berkunjung.

Tarian ini biasanya digelar pada acara-acara penyabutan tamu baik secara formal maupun informal. Pada masa kesultanan tarian ini biasa digelar untuk menyambut tamu-tamu sultan. Tarian ini dimainkan oleh 4 sampai 6 remaja putri dalam alunan gerakan yang lemah lembut disertai senyuman sambil menabur beras kuning kearah tamu, Karena dalam falsafah masyarakat Bima tamu adalah raja dan dapat membawa rezeki bagi rakyat dan negeri.

c.       Tari Lenggo

Tari Lenggo ada dua jenis yaitu Tari Lenggo Melayu dan Lenggo Mbojo. Lenggo Melayu diciptakan oleh salah seorang mubalig dari Pagaruyung Sumatera Barat yang bernama Datuk Raja Lelo pada tahun 1070 H. Tarian ini memang khusus diciptakan untuk upacara Adat Hanta UA Pua dan dipertunjukkan pertama kali di Oi Ule (Pantai Ule sekarang) dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Lenggo Melayu juga dalam bahasa Bima disebut Lenggo Mone karena dibawakan oleh 4 orang remaja pria.

Terinspirasi dari gerakan Lenggo Melayu, setahun kemudian tepatnya pada tahun 1071 H, Sultan Abdul Khair Sirajuddin menciptakan Lenggo Mbojo yang diperankan oleh 4 orang penari perempuan. Lenggo Mbojo juga disebut Lenggo Siwe. Nah, jadilah perpaduan Lenggo Melayu dan Lenggo Mbojo yang pada perkembangan selanjutnya dikenal dengan Lenggo UA PUA. Tarian Lenggo selalu dipertunjukkan pada saat Upacara Adat Hanta UA PUA terutama pada saat rombongan penghulu Melayu mamasuki pelataran Istana.

d.      Rawa Mbojo

Rawa Mbojo

Salah satu seni budaya Mbojo yang merupakan ajang hiburan masyarakat tempo dulu adalah Rawa Mbojo. Seni ini adalah salah satu media penyampaian pesan dan nasehat yang disuguhkan terutama pada malam hari saat-saat penen sambil memasukkan padi di lumbung. Senandung Rawa Mbojo yang di-iringi gesekan Biola berpadu dengan syair dan pantun yang penuh petuah adalah pelepasan lelah dan pembeli semangat kepada warga yang melakukan aktifitas di tiap-tiap rumah. Sebagai selingan, dihadirkan pula seorang pawang cerita yang membawakan dongeng-dongeng yang menarik dan penuh makna kehidupan. Syair dan senandung Rawa Mbojo didominasi pantun khas Bima yang berisi nasehat dan petuah, kadang pula jenaka dan menggelitik. Ini adalah sebuah warisan budaya tutur yang tak ternilai unuk generasi. Dalam Rawa Mbojo terdapat beragam lirik yang dikenal dengan istilah Ntoro. Ada Ntoko Tambora, Ntoko Lopi Penge, dan Ntoko lainnya. Tiap Ntoko memiliki khas masing-masing. Misalnya Ntoko Tambora dilantunkan dalam syair dan irama yang mengambarkan kemegahan alam. Ntoko Lopi Penge mengambarkan suasana laut dan gelombang. Syair dan pantun yang dilantunkan pun dikemukakan secara spontan sesuai keadaan. Itulah kelebihan dari para pelantun Rawa Mbojo. Meskipun tidak bisa membaca dan menulis, namn mereka sangan pawai melantunkannya secara spontanitas.

e.      Hadrah Rebana

Hadrah Rebana

Jenis atraksi kesenian ini telah berkembang pesat sejak abad ke-16. Hadrah Rebana merupakan jenis atraksi yang telah mendapat pengaruh ajaran islam. Syair lagu yang dinyanikan adalah lagu-lagu dalam bahasa Arab dan biasanya mengandung pesan-pesan rohani. Dengan berbekal 3 buah Rebana dan 6 sampai 12 penari, mereka mendendangkan lagu-lagu seperti Marhaban dan lain-lain. Hadrah Rebana biasa digelar pada acara WA’A CO’I (Antar Mahar), Sunatan maupun Khataman Alqur’an. Hingga saat ini Hadrah Rebana telah berkembang pesat sampai ke seluruh pelosok. Hal yang menggembirakan adalah Hadrah Rebana ini terus berkembang dan dikreasi oleh seniman di Bima. Dan banyak sekali karya-karya gerakan dan lagu-lagu yang mengiringi permainan Hadrah Rebana ini.

Semua atraksi kesenian dan tari-tarian ini oleh Pemerintah Kota Bima selalu di gelar pada setiap perayaan hari-hari besar daerah, propinsi dan nasional bahkan untuk menyambut para tamu-tamu pemerintahan, wisatawan dan kegiatan-kegiatan ceremonial lainnya yang terpusat di Paruga Nae (tempat khusus pagelaran seni budaya dengan arsitektur khas tradisional rumah adat Bima).

Sumber

MAKANAN KHAS BIMA

Yang pertama adalah Kelompok Lauk Pauk (Uta), Letak Bima yang secara geografis berada di pesisir pantai mempengaruhi selera makan orang Bima. Kebanyakan makanan Bima terdiri dari ikan dan hasil laut lainnya. Orang Bima bilang kalau belum makan pakai ikan rasanya gimana gitu ada yang kurang pokoknya….. seafood is the best lah.Dalam bahasa bima ikan disebut dengan “uta”.

Uta palumara (Ikan berkuah asam,manis, pedas, dengan tambahan aroma khas pataha (daun kemangi))#waahh ngebayangin aja udah ngiler nih

Uta londe puru (bandeng bakar) cita rasa bandengnya itu beda, rasa dagingnya manis, gurih karena langsung dari ombo (tambak air laut). Biasanya dulu waktu kecil sering bangat jalan-jalan ke tambak sama sepupu untuk panen uta londe puru ,bayangin aja makan ikan sepuasnya langsung dari tambaknya di  tengah suasana pantai dengan semilir angin laut yang sepoi-sepoi, ditambah lagi nikmatnya es kelapa muda langsung dari pohonnya…,wuisstttttt muantap

uta palumara
uta palumara
uta londe puru
uta londe puru

Uta Sepi tumis/Jame sepi, Yang satu ini juga makanan favorit orang bima, terbuat dari udang yang kecil-kecil yang ditumis dengan tomat,cabe, Asam muda dan daun kemangi. Rasanya….???? (walaaaaaaah sulit diungkapkan dengan kata-kata, pokoknya kalau ada lauk ini siapkan dengan nasi sebanyak-banyaknya, satu bakul juga kayanya nggak berasa habisnya….. hihihi

saking nikmatnya……..

uta sepi tumi
uta sepi tumi

Uta poco,karamba, tumis(Tumis Cumi kering dan Ikan Asin), yang ini nih Favorit temen-temen kos, apalagi orang Bima..,kalau ada kiriman orang tua dari Bima, langsung sudah pada request masakan ini. (Rezeki anak kos) hahaha sebenarnya masih banyak lagi masakannya ada mangge mada,karwiti, dsb. mungkin akan dijelaskan lain kali Walaupun orang Bima menggemari ikan laut, bukan berarti di Bima tidak mengenal makanan selain ikan. Daging Kambing adalah makanan favorit setelah ikan disusul Daging Rusa atau Menjangan, Daging Sapi, Kerbau dan Kelompok Unggas serta terakhir Daging Kuda.

Yang kedua adalah Kelompok Sayuran. Daun dan Buah Kelor adalah sayuran yang paling populer, di Bima. Banyak penelitian menunjukan bahwa daun kelor sangat bermanfa’at untuk kesehatan.. Dalam Bahasa Bima sayur disebut “utambeca”. Dalam Kuliner Bima memang tidak banyak dikenal sayuran yang ditumis, sayur itu selalu identik dengan makanan yang berkuah.

Uta Mbeca Maci ro’o parongge (sayur bening daun kelor), Sayur ini sangatlah simple, sayur bening  dari daun kelor, sayur ini sangat diminati oleh orang bima, tapi sayangnya saya tidak melihat “wua parongge” di Malang..,sehingga saya tidak bisa merasakan nikmatnya menyatapi sayur terfavorit yang pernah ada.

uta mbeca wua parongge

 

Kelompok Pelengkap atau Sambal. Ini paling penting, kalau tak ada yang satu ini rasanya nggak lengkap, di bima ada banyak sekali ragam jenis sambal, baik sambal mentah maupun matang. Enak atau tidaknya suatu santapan tergantung makanan pelengkap ini.

Sambal doco tomat (sambal tomat), teman-teman kost kadang bingung,  kok bisa ya makan yang semuanya serba mentah, tapi setelah di suruh “icip-icip” malahan mereka minta nambah lagi #Gubrak + doyaaaaannnn

doco toma

Sambal tota  fo’o atau biasa di kenal dengan sambal mangga, yang satu ini dibuat dari irisan tipis mangga muda, lombok, tomat, daun kemangi, hummmmm rasanya Asam-asam pedas (Rame rasanya) ya udaah masih bingung sama rasanya….?? cobain aja deh sendiri…,kalau ada waktu ta buatin deh…….,hihihih

Kelompok Penganan/Makanan Kecil. Jenis penganan Bima banyak dipengaruhi oleh citarasa melayu, manis bersantan, dan banyak juga kue kering diantaranya : Pangaha bunga paling terkenal di Sila kananga. Bingka dolu, Kahangga, Tamu sinci, Mina sarua, Kadodo(dodol), dan masih banyak lagi.

CIRI KHAS BIMA

Tenun Ikat Bima

Ke kota Bima, tak lengkap jika tak melihat langsung proses pembuatan Tenun. Ragam budaya yang memperlihatkan identitas daerah Bima sebagai sebuah entitas yang unik dengan sejumlah kearifan lokalnya ini sangat terkenal bahkan sejak abad ke-15 silam. Kain tenun Mbojo merupakan kain tenun khas asal daerah Bima dan beberapa daerah di sekitar Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Duta Honda Roadventure pun tak ingin melewatkan yang satu ini. Mereka berkunjung ke salah satu tempat pembuatan tenun yang ada di kota Bima, tepatnya di Kelurahan Rabadompu.

Di tempat itu, para pejuang Sangihe-Sape-Sabang (SSS) ini melihat langsung pembuatan kerajinan tangan yang dilakukan oleh perempuan-perempuan Bima. Mereka begitu antusias.

Pembuatan sarung ini telah turun temurun sejak abad ke-15. Kerajinan ini dikenal dengan istilah Muna Ro Medi dalam bahasa Mbojo. Kegiatan ini dilakukan untuk mengisi waktu sembari menunggu suami pulang bekerja. Mereka berkelompok, mengerjakan tenun sambil menjaga anak-anak. Kain dan kerajinan tenun kota Bima sudah menjadi komoditas andalan dalam kegiatan perdagangan di nusantara. Beberapa hasil kreasi tenun yang paling populer adalah sarung (tembe), destar (sambolo) dan ikat pinggang (weri).

Catatan seorang Portugis, Tome Pires, yang datang ke kota Bima pada 1513 menyebutkan bahwa pedagang dari daerah Mbojo membawa barang dagangannya sampai Maluku dan Malaka. Di antara barang dagangan yang mereka jual adalah weri, tembe dan sambolo.Meski tetap eksis, tapi kerajinan ini mulai menyusut. Hafsah bercerita kini tak banyak lagi perempuan yang bisa menenun seperti jaman ibu-bapaknya. Ini karena bahan baku, proses pembuatan, serta penjualannya yang sedikit sulit dan lambar.

Kegelisahan Maina dijawab oleh pemerintah setempat. Pemerintah kota Bima menginstruksikan para pegawai negeri sipil untuk mengenakan baju tenun ikat khas selama 4 hari kerja, Selasa-Jumat. Sementara baju Keki hanya digunakan pada hari Senin.

Sementara Bunga Satako sebagai simbol kehidupan keluarga yang mampu mewujudkan kebahagiaan bagi anggota keluarga dan masyarakat. Bagaikan setangkai bunga yang selalu menebar keharuman bagi lingkungannya.Bunga Nenas terdiri dari 99 sisik (helai) merupakan simbol dari 99 sifat utama Allah yang wajib dipedomani dan diteladani oleh manusia dalam menjalankan kehidupan agar terwujud kehidupan bahagia dunia dan akhirat. “Kalau
Bunga Kakando mengandung makna hidup yang penuh dinamika yang mesti jalani dengan penuh semangat.”

Disamping mengenal motif bunga, tenunan Bima juga mengenal motif geometri seperti Gari(garis), Nggusu Tolu atau Pado Tolu( Segitiga), Nggusu Upa (Segi empat, Pado Waji (Jajaran Genjang), serta Nggusu Waru ( Segi Delapan ). Motif Gari(Garis) mengandung makna bahwa manusia harus bersikap jujur dan tegas dalam melaksanakan tugas, seperti lurusnya garis.

Nggusu Upa atau segi empat merupakan simbol kebersamaan dengan tetangga dan kerabat. Motif Pado Waji hampir sama maknanya dengan Nggusu Tolu, tetapi selain mangakui kekuasaan Allah juga harus mengakui kekuasaan pemimpin yang dilukiskan dengan dua sudut tumpul bagian kiri kanannya. Sedangkan Nggusu Waru, idealnya seorang pemimpin harus memenuhi delapan persyaratan yaitu :Beriman Dan Bertaqwa, Na Mboto Ilmu Ro Bae Ade (Memiliki ilmu dan pengetahuan yang luas), Loa Ra Tingi (Cerdas Dan Terampil), Taho Nggahi Ra Eli (Bertutur kata yang halus dan sopan), Taho Ruku Ro Rawi (Bertingkah Laku Yang Sopan), Londo Ro Dou (Berasal Dari Keturunan Yang Baik), Hidi Ro Tahona (Sehat Jasmani Dan rohani), Mori Ra Woko (Mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari).

Unsur warna dalam seni rupa Bima terdiri dari dana kala (warna merah), dana monca (warna kuning), Dana Owa (Warna Biru), Dana Jao (Warna Hijau), Dana Keta (Warna Ungu), Dana Bako (warna merah jambu), Dana Me’e (Warna Hitam) dan Dana Lanta (Warna Putih). “Setiap warna memiliki makna,”

sumber

 

 

0 

25August2016

Taman Sengkaling

Posted by Nurnaningsi under: Uncategorized.

IMG_0075 (2)

Enjoy the holidays with the family would be a valuable experience unforgettable. Moreover, if the attraction you visit offers a variety of enjoyable facilities. In Malang, there is a family tourist destination that unfortunately if you miss. This place is quite popular among the people of Malang and always crowded. Want to know?
Try visiting Sengkaling Recreation Park. This attraction is located at Jl. Raya Mulyoagung No. 188, District Dau, Malang regency, or is about 10 km from the center of the city of Malang. Sengkaling overall area is about 9 hectares, including 6 hectares of the park and the trees were soothing. Sengkaling Recreation Park was first established in 1950 by a Dutch citizen named Mr. Coolman. 1975 to early May 2013, the management Sengkaling Recreation Park was taken over by PT. Bentoel Group. At the beginning of the operation, the park is only for employees of PT. Bentoel and eventually opened to the public. Since May 2013 Read the rest of this entry »

0 

25August2016

Perkembangan Teknologi Informasi

Posted by Nurnaningsi under: Uncategorized.

Tak dapat dipungkiri jika Perkembangan teknologi masa kini berkembang sangat pesat. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi-inovasi yang telah dibuat di dunia ini. Dari hingga yang sederhana, hingga yang menghebohkan dunia.Sebenarnya Teknologi sudah ada sejak jaman dahulu, yaitu jaman romawi kuno. perkembangan teknologi berkembang secara drastis dan terus berevolusi hingga sekarang. Hingga menciptakan obyek-obyek, teknik yang dapat membantu manusia dalam pengerjaan sesuatu lebih efisien dan cepat. Salah satunya adalah seperti yang ada di Indon Read the rest of this entry »

0 

25August2016

Rumah Sakit UMM

Posted by Nurnaningsi under: Uncategorized.

IMG_0035 (2)Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang mulai dibangun pada tahun 2009. Proses pembangunannya dilaksanakan setelah mendapatkan ijin mendirikan bangunan (IMB) dari Pemerintah Kabupaten Malang melalui unit pelayanan terpadu perizinan Nomor : 180/05989/IMB/421.302/2009. Pada bulan Oktober 2012 RS UMM mendapatkan izin Mendirikan Rumah Sakit dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dengan Nomor : 503.1/83/421.103/2012. Kemudian pada tanggal 20 Juni 2013 RS Universitas Muhammadiyah Malang mendapatkan Ijin Operasional Rumah Sakit Sementara dengan Nomor : 180/0006/IORS/421.302/2013. Rumah sakit Universitas Muhammadiyah Malang diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2013 bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 68. Rumah sakit ini merupakan Read the rest of this entry »

0